Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Agustus 2011

Tips Meningkatkan Rasa Percara Diri Di Depan Umum

- 0 komentar
Assalamualaikum Wr. Wb.

Inilah Resep Percaya Diri atau Pede - Percaya diri atau pede memang kadang menjadi dilema tersendiri bagi kita semua. Ada perasaan gugup dan merasa tidak mampu jika tampil didepan umum.

Rasa kurang percaya diri ini bisa ditimbulkan oleh berbagai faktor yang bisa membuat Anda semakin tidak percaya diri didepan umum. Salah satunya adalah busana anda sendiri.



Selain faktor busana, juga banyak faktor lain yang mengganggu rasa pede kita jika tampil. Lihat resep percaya diri dibawah ini yang disampaikan oleh Taruna K Kusmayadi yang merupakan ketua umum Pusat Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia.

Sekadar beberapa tip untuk Anda jika ingin tampil lebih percaya diri:

1. Pilihlah gaya busana yang normal atau umum, jangan memilih yang terlalu aneh.
2. Pilihlah busana yang tidak terlalu "terdepan" dalam fesyen.
3. Pilihlah warna-warna yang "aman". Misalkan warna abu-abu tua, hitam, biru tua, beige, krem, cokleat tua, dan sebagainya.
4. Mengoleksi blus atau kemeja putih/off white dengan detail yang "cute", misalkan "opnaisel" pada bagian dada, kerah yang berbentuk aneka ragam atau yang paling simpel pun dengan potongan kemeja laki-laki dengan bagian pinggang yang berbentuk.

Semoga dengan tips percaya diri diatas kita semakin bisa dan terbiasa tampil didepan umum. Tidak gugup lagi dan seakan kita marajai panggung dan merajai suasana.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

[Continue reading...]

Kamis, 24 Maret 2011

Tiga Kebohongan yang Diperbolehkan dan Bahkan Dianjurkan

- 0 komentar
Tiga Kebohongan yang Diperbolehkan dan Bahkan Dianjurkan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hallo sobat Pendidikan Keren, pada kesempatan kali ini kita akan belajar bersama tentang Kebohongan, tetapi yang kali ini akan dibahas adalah kebohongan yang diperbolehkan bahkan dianjurkan. Saya mendapatkan referensi atau sumber dari postingan kali ini dari acara Taman Hati di MNCtv tadi pagi . Oke let’s check this out.

Jadi dalam suatu hadist dijelaskan bahwa, setiap kebohongan itu adalah dosa dan dilarang, tetapi ada tiga hal yang diperbolehkan, yaitu :

1. Kebohongan dalam perang.
Kebohongan dalam perang diperbolehkan berbohong bagi anak cucu adam, karena dalam perang kita memperjuangkan Agama Allah, contoh dari kasusnya : ketika kita berperang, musuh kita menyerang kita, kemudian kita pura-pura mati untuk mengelabuinya agar dia tidak menyerang kita lagi, nah ketika si musuh kita datang mendekat barulah kita membalasnya. Kejadian seperti ini diperbolehkan dan bahkan dianjurkan, karena kebohongan yang kita lakukan adalah demi kebaikan.

2. Kebohongan suami kepada istrinya untuk menyenangkan hatinya, dan juga sebaliknya.
Jadi kebohongan suami untuk menyenangkan hati istrinya diperbolehkan, contohnya : si istri tersebut tidak pandai memasak, dan bahkan mungkin rasanya sangat tidak enak, trus disuguhkan kepada si suami, si istri pun bertanya, “Bagaimana rasanya, enak gak ?” suami dengan senyum-senyum gak jelaspun njawab “mmmm, iya enak tapi ….” Nah, jadi janganlah bicara “apaan nih, gak enak, gak bisa masak ya ga usah masak !” jadi janganlah marah-marah, bohong-bohong dikit tidak apa-apa yang penting tujuannya baik. Walaupun jujur pun sebaiknya dengan kata yang baik dan lemah lembut, jangan dengan marah-marah. Begitu juga pada kasus sebaliknya, istripun boleh bohong untuk menyenangkan hati suaminya.

3. Kebohongan diantara dua atau lebih orang atau pihak yang bermusuhan .
Kebohongan diantara dua orang atau pihak yang bermusuhan atau bertengkar dengan tujuan mendamaikannya diperbolehkan dan dianjurkan dalam islam, lha kok bisa ? jadi gini, misalkan si A lagi musuhan sama si B. kemudian ada si C yang merupakan teman kedua orang tersebut, kemudian si A ni tanya ke si C, “ Eh, kemarin omong-omongan sama si B ngomongin aku ya, dia njelek-njelekin aku ya ? “ lalu dengan santai dan wajah ceria si C njawab “ nggak kok, malahan dia cerita kalo sebenarnya dia sedih musuhan sama kamu, soalnya dia ga punya temen main yang asyik “ . Padahal kenyataanya si B memang benar-benar njelek-njelekin si A. Kemudian begitu juga sebaliknya jika si B tanya ke si C, maka si C menjawab dengan baik. Nah kelakuan si C ini memang berbohong, tetapi kebohongan yang dilakukan dengan tujuan baik, yaitu mendamaikan mereka berdua agar tidak bertikai lagi. Dan jika memang benar si A dan si B dapat berteman lagi, insyaAllah si C juga akan mendapatkan pahala dan balasan dari Allah SWT.

1. Hadits Ummu Kultsum:

عن أم كلثوم بنت عقبة أخبرته : أنها سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول : ليس الكذاب الذي يصلح بين الناس فينمي خيرا أو يقول خيرا

Artinya:

Dari Ummu Kultsum binti Uqbah mengabarkan bahwa dia mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: “Bukanlah pendusta orang yang mendamaikan antara manusia (yang bertikai) kemudian dia melebih-lebihkan kebaikan atau berkata baik”. [Muttafaqun 'Alaih]

Di dalam riwayat Al Imam Muslim ada tambahan:

ولم أسمع يرخص في شيء مما يقول الناس كذب إلا في ثلاث الحرب والإصلاح بين الناس وحديث الرجل امرأته وحديث المرأة زوجها

Artinya:

“Dan aku (Ummu Kultsum) tidak mendengar bahwa beliau memberikan rukhsah (keringanan) dari dusta yang dikatakan oleh manusia kecuali dalam perang, mendamaikan antara manusia, pembicaraan seorang suami pada istrinya dan pembicaraan istri pada suaminya“.

2. Hadits Asma’ binti Yazid

عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « لاَ يَحِلُّ الْكَذِبُ إِلاَّ فِى ثَلاَثٍ يُحَدِّثُ الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ لِيُرْضِيَهَا وَالْكَذِبُ فِى الْحَرْبِ وَالْكَذِبُ لِيُصْلِحَ بَيْنَ النَّاسِ ». وَقَالَ مَحْمُودٌ فِى حَدِيثِهِ « لاَ يَصْلُحُ الْكَذِبُ إِلاَّ فِى ثَلاَثٍ ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ لاَ نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ أَسْمَاءَ إِلاَّ مِنْ حَدِيثِ ابْنِ خُثَيْمٍ.

Artinya:

Dari Asma’ binti Yazid dia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: “Bohong itu tidak halal kecuali dalam tiga hal (yaitu) suami pada istrinya agar mendapat ridho istrinya, bohong dalam perang, dan bohong untuk mendamaikan diantara manusia”.

Tiga Keadaan Seseorang Boleh Berbohong

Dari Ummu Kultsum RA ia berkata:”Saya tidak pernah mendengar Rasulullah SAW memberi kelonggaran berdusta kecuali dalam tiga hal: [1] Orang yang berbicara dengan masud hendak mendamaikan, [2] orang yang berbicara bohong dalam peperangan dan [3] suami yang berbicara dengan istrinya serta istri yang berbicara dengan suaminya (mengharapkan kebaikan dan keselamatan atau keharmonisan rumah tangga)”. (HR. Muslim)


Kemudian bagaimana dengan sabda Nabi قل الحق ولو كان مرا ?

Sebuah sabda Nabi saw yang sering dikutip oleh para mubaligh ialah “Qul al-haqq wa law kana murran” (katakan yang benar walaupun pahit). Sabda Nabi memperingatkan kepada kita semua bahwa kebenaran harus ditegakan, meskipun dengan resiko yang berat. Sejalan dengan itu sabda tersebut secara tersirat juga menunjukan bahwa mengatakan sesuatu yang benar tidaklah selalu mudah, karena kebenaran yang kita ungkapkan itu dapat berakibat memakan atau mengenai diri kita sendiri.

Maka sabda Nabi agar kita mengatakan yang benar walaupun pahit itu dapat diartikan agar kita mengatakan apa yang benar tentang diri sendiri atau tertuju pada diri sendiri. Sebab umumnya orang memang merasa berat untuk, atau terasa pahit untuk mengungkapkan bagaimana keadaan diri sendiri yang sesungguhnya.Misalnya mengakui kesalahan diri sendiri sungguhlah tidak ringan, karena itu kemampuan untuk mengakui kesalahan diri sendiri itu sudah cukup menunjukan kebesaran jiwa dan keteguhan hati. Sebab hanya orang-orang yang benar-benar mantap kepada harga diri sendirinya saja yang mampu dan sanggup dengan ringan mengakui kesalahannya jika dia memang salah.
Kita akan dapat memahami lebih baik sabda Nabi jika kita kaitkan dengan sabda Nabi yang lain yang hampir senada. Yaitu sabdanya, “Thuba li man syaghalahu ‘aybuhu ‘an ‘uyub al-nas” (Beruntunglah orang yang banyak mencari kesalahan diri sendiri, dan bukannya mencari-cari kesalahan orang lain). Seolah-olah Rasulullah mengingatkan kita semua akan kebenaran pepatah Melayu “Kuman diseberang lautan nampak, gajah bertengger dipelupuk matatidak tampak”. Yang melukiskan betapa manusia sering mampu melihat kesalahan orang lain biar sekecil apapun, namun lupa akan kesalahan sendiri biar sebesar apapun. Bagi umumnya orang mencari dan melihat kesalahan orang lain adalah “manis” dan menyenangkan, sedangkan mencari dan menyadari kesalahan diri sendiri adalah “pahit”, membuat pilu di hati. Jadi peringatan Nabi agar kita mengatakan yang benar meskipun pahit akan lebih baik jika pahami dalam rangka peringatan Beliau supaya kita lebih banyak menyadari kesalahan diri sendiri serta mawas diri, sebagaimana beliau sabdakan “Hasibu anfusakum qabla an tuhasabu” (Adakanlah perhitungan kepada diri kamu sendiri, sebelum kami dibuat perhitungan nanti di akhirat). kita mengetahui bahwa kemampuan mawas diri adalah tangga bagi peningkatan kepribadian kita.

Kemampuan intropeksi diri memerlukan rasa keadilan. Hanya orang yang mempunyai rasa keadilan yang tinggi yang mampu melakukan mawas diri atau muhasabah al-nafs. Sebab rasa keadilan yang tinggi itu yang membuat kita sanggup melihat segi kelemahan diri kita dan mengakuinya, di samping sanggup melihat segi kelebihan orang lain dan mengakuinya. Berkaitan dengan ini ada pesan Ilahi dari Kitab Suci, yang artinya, “Wahai sekalian yang beriman! Jadikanlah kamu semua orang yang teguh memegang keadilan, sebagai saksi-saksi bagi Allah, sekalipun mengenai diri kamu sendiri, atau kedua orang tua dan kerabat” (QS. Al Nisa/4:135). Sungguh berat intropeksi, namun itulah jalan terbaik menuju peningkatan diri.

Nurcholis Majid, Pintu-pintu Menuju Tuhan, Paramadina 2004

Demikian yang dapat Bimly Akbar Shafara sampaikan, atas kunjungannya Pendidikan Keren ucapkan terima kasih. : ) .

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Refrensi :

Untuk e-booknya silahkan klik di sini.
[Continue reading...]

Download E-Book Gratis : Tiga Kebohongan yang Diperbolehkan dan Bahkan Dianjurkan

- 0 komentar
Assalamualaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini Bimly Akbar Shafara Pendidikan Keren akan berbagi e-book gratis yang berjudul Tiga Kebohongan yang Diperbolehkan Bahkan Dianjurkan . E-book ini berisi tuntunan islami bagi seseorang agar lebih bertaqwa kepada Allah SWT dan semoga kita menjadi golongan orang yang bertaqwa, semoga dengan e-book ini membawa manfaat bagi kita semua. Amiin :D .

Silahkan klik di sini untuk mendownload.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
[Continue reading...]

Rabu, 23 Maret 2011

Download E-Book Gratis : Hadist Nabi Lima Perkara Sebelum Lima Perkara

- 0 komentar
Assalamualaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini, Bimly Akbar Shafara akan berbagi e-book gratis. E-book ini berisi tentang Lima Perkara Sebelum Lima Perkara, pasti sudah ada yang pernah dengar kan ? Oleh karena itu untuk memperluas serta memperdalam wawasan kita marilah belajar bersama Bimly Akbar Shafar di sini. Pendidikan Keren.

Silahkan klik di sini untuk mendownload.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
[Continue reading...]

Download E-Book Gratis : Fungsi dan Hikmah Iman Kepada Malaikat

- 0 komentar
Assalamualaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini, Bimly Akbar Shafara akan berbagi e-book gratis yang berjudul Fungsi dan Hikmah Iman Kepada Malaikat, semoga dengan ebook ini kita dapat beriman dengan seyakin-yakinnya tentang Iman Kepada Malaikat, dan semoga kita termasuk golongan orang yang bertaqwa.

Silahkan klik di sini untuk mendownload.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
[Continue reading...]

Fungsi dan Hikmah Iman Kepada Malaikat

- 0 komentar
Fungsi dan Hikmah Iman Kepada Malaikat

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini marilah kita belajar bersama tentang Iman Kepada Malaikat Allah, terutama tentang fungsi dan hikmah iman kepada malaikat.
Beriman kepada malaikat adalah rukun iman yang kedua yang wajib diyakini. Iman kepada malaikat berarti meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa Allah SWT telah menciptakan malaikat sebagai pesuruh untuk melaksanakan perintah-Nya.

Malaikat adalah mahkluk Allah SWT yang ghaib dan harus diyakini keberadaannya sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 2 dan 3 :

y7Ï9ºsŒ Ü=»tGÅ6ø9$# Ÿw |=÷ƒu‘ ¡ Ïm‹Ïù ¡ “W‰èd z`ŠÉ)­FßJù=Ïj9 ÇËÈ

tûïÏ%©!$# tbqãZÏB÷sムÍ=ø‹tóø9$$Î/ tbqãK‹É)ãƒur no4qn=¢Á9$# $®ÿÊEur öNßg»uZø%y—u‘ tbqà)ÏÿZムÇÌÈ


Artinya :
2. Kitab[11] (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa[12],
3. (yaitu) mereka yang beriman[13] kepada yang ghaib[14], yang mendirikan shalat[15], dan menafkahkan sebahagian rezki[16] yang Kami anugerahkan kepada mereka.

Keterangan :
[11] Tuhan menamakan Al Quran dengan Al kitab yang di sini berarti yang ditulis, sebagai isyarat bahwa Al Quran diperintahkan untuk ditulis.
[12] Takwa Yaitu memelihara diri dari siksaan Allah dengan mengikuti segala perintah-perintah-Nya; dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya; tidak cukup diartikan dengan takut saja.
[13] Iman ialah kepercayaan yang teguh yang disertai dengan ketundukan dan penyerahan jiwa. tanda-tanda adanya iman ialah mengerjakan apa yang dikehendaki oleh iman itu.
[14] Yang ghaib ialah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. percaya kepada yang ghjaib yaitu, mengi'tikadkan adanya sesuatu yang maujud yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera, karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti: adanya Allah, malaikat-malaikat, hari akhirat dan sebagainya.
[15] Shalat menurut bahasa 'Arab: doa. menurut istilah syara' ialah ibadat yang sudah dikenal, yang dimulai dengan takbir dan disudahi dengan salam, yang dikerjakan untuk membuktikan pengabdian dan kerendahan diri kepada Allah. mendirikan shalat ialah menunaikannya dengan teratur, dengan melangkapi syarat-syarat, rukun-rukun dan adab-adabnya, baik yang lahir ataupun yang batin, seperti khusu', memperhatikan apa yang dibaca dan sebagainya.
[16] Rezki: segala yang dapat diambil manfaatnya. menafkahkan sebagian rezki, ialah memberikan sebagian dari harta yang telah direzkikan oleh Tuhan kepada orang-orang yang disyari'atkan oleh agama memberinya, seperti orang-orang fakir, orang-orang miskin, kaum kerabat, anak-anak yatim dan lain-lain.

Dalam ayat tersebut terdapat kata “ghaib”, yaitu segala sesuatu yang diyakini adanya, tetapi tidak kelihatan oleh mata dan kepala serta tidak dapat ditangkap panca indra yang lainnya. Sebagai mahkluk “ghaib” dimensi malaikat tentu berbeda dengan dimensi manusia. Misalnya dalam hal waktu, “satu hari malaikat = 50.000 tahun manusia”.

Mengenai firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 3 tentang orang yang beriman kepada yang ghaib Abu Ja’far Ar Razi menceritakan, dari Ar Rabi’I bin Anas, dari Abu Al Aliyah, ia mengatakan : “Mereka beriman kepada Allah, Malaikat-malaikatNya, Kitab-kitabNya, Rasul-rasulNya, hari akhiir, surge dan neraka, serta pertemuan dengan Allah, dan juga” beriman akan kehidupan setelah kematian, serta adanya kebangkitan. Dan semua itu adalah hal yang ghaib”.

Iman kepada malaikat Allah merupakan salah satu dari rukun iman yang menjadi tanda seseorang itu beriman kepada Allah, hal ini dijelaskan oleh Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 177 yang berbunyi :

* }§øŠ©9 §ŽÉ9ø9$# br& (#q—9uqè? öNä3ydqã_ãr Ÿ@t6Ï% É-ÎŽô³yJø9$# É>̍øóyJø9$#ur £`Å3»s9ur §ŽÉ9ø9$# ô`tB z`tB#uä «!$$Î/ ÏQöqu‹ø9$#ur ̍ÅzFy$# Ïpx6Í´¯»n=yJø9$#ur É=»tGÅ3ø9$#ur z`¿Íh‹Î;¨Z9$#ur ’tA#uäur tA$yJø9$# 4’n?tã ¾ÏmÎm6ãm “ÍrsŒ 4†n1öà)ø9$# 4’yJ»tGuŠø9$#ur tûüÅ3»|¡yJø9$#ur tûøó$#ur È@‹Î6¡¡9$# tû,Î#ͬ!$¡¡9$#ur ’Îûur ÅU$s%Ìh9$# uQ$s%r&ur no4qn=¢Á9$# ’tA#uäur no4qŸ2¨“9$# šcqèùqßJø9$#ur öNÏdωôgyèÎ/ #sŒÎ) (#r߉yg»tã ( tûïÎŽÉ9»¢Á9$#ur ’Îû Ïä!$y™ù't7ø9$# Ïä!#§ŽœØ9$#ur tûüÏnur Ĩù't7ø9$# 3 y7Í´¯»s9'ré& tûïÏ%©!$# (#qè%y‰|¹ ( y7Í´¯»s9'ré&ur ãNèd tbqà)­GßJø9$# ÇÊÐÐÈ


Artinya :
177. bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. mereka Itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka Itulah orang-orang yang bertakwa.

Beriman kepada malaikat dapat meningkatkan pengetahuan indra manusia kepada pengetahuan yang berada dibelakang benda atau misteri yang disebut dengan pengetahuan metafisika. Namun, terkadang terjadi salah penafsiran yang mengakibatkan mereka terjerumus dalam cerita khurafat, dan tahayul yang pada akhirnya menimbulkan rasa takut yang tidak beralasan. Untuk menghilangkan rasa takut itu, mereka menyediakan bermacam-macam sesajian, seperti melalui upacara “menanam kepala kerbau” yang diyakini dapat menyelamatkan manusia. Oleh karena itu, dengan mnegimani adanya malaikat dan hal-hal ghaib lainnya yang diterangkan dalam Al-Qur’an dan hadist Nabi SAW jiwa manusia akan terbebas dari rasa takut yang tidak beralalasan, khurafat, dan tahayul.

Iman kepada malaikat menjadikan manusia berhati-hati dalam tindak-tanduknya karena mereka yakin ada dan akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat kelak. Iman kepada malaikat mempunyai pengaruh positif dan manfaat yang besar bagi kehidupan seseorang, antara lain sebagai berikut :

1. Semakin meyakini kebesaran, kekuatan dan kemahakuasaan Allah SWT.
2. Bersyukur kepada-Nya, karena telah menciptakan para malaikat untuk membantu kehidupan dan kepentingan manusia dan jin.
3. Menumbuhkan cinta kepada amal shalih, karena mengetahui ibadah para malaikat.
4. Merasa takut berbuat maksiat karena meyakini berbagai tugas malaikat seperti mencatat perbuatannya, mencabut nyawa, dan menyiksa di neraka.
5. Cinta kepada malaikat karena kedekatan ibadahnya kepada Allah SWT.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Untuk e-booknya silahkan klik di sini .


[Continue reading...]

Automatic Backlink

Please copy code below to get free backlink, copy this in to your web/blog and after you click it it will automatic displayed in 'Backlink Created', in bottom bar.
Free Auto Backlink - Gratis Backlink Otomatis

Backlink

 
Copyright © . Blogger Pendidikan Keren - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger